Lynx yang Paling Terancam Punah dan Bangkit dari Kepunahan

Lynx Iberia merupakan spesies lynx dari famili Felidae dan nama Latinnya yaitu Lynx pardinus.

Lynx Iberia tersebar di Spanyol, Portugal, dan di Semenanjung Iberia di barat daya Eropa.

 

Klasifikasi

 


Berikut klasifikasi Lynx Iberia

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mamalia

Ordo : Carnivora

Subordo : Feliformia

Famili : Felidae

Subfamili : Feliinae

Genus : Lynx

Spesies : Lynx pardinus

 

Ciri-ciri

 

Lynx Iberia memiliki janggut di sekitar wajahnya dengan dagu yang berwarna putih yang tampak dan memiliki telinga yang besar membuat pendengarannya lebih baik dengan jumbai telinga yang berwarna hitam dan tampak tetapi fungsinya belum diketahui.

Lynx Iberia memiliki ekor yang pendek dengan ujung yang berwarna gelap.

Lynx Iberia memiliki kaki yang diperlengkapi dengan bulu yang panjang memudahkannya bergerak diam di atas salju sekaligus mengatur suhu tubuhnya.

Lynx Iberia memiliki tengkorak yang sangat pendek meningkatka kekuatan gigitan dengan moncong yang sempit dan rahang yang sangat panjang.

Lynx Iberia memiliki bulu yang pendek, cenderung kasar, dan berwarna kuning kecokelatan hingga merah kekuningan dengan tubuh bagian bawah yang berwarna putih disertai beberapa bitnik yang berwarna cokelat hingga hitam untuk melindungi diri dari suhu dingin ekstrem di pegunungan.

Lynx Iberia memiliki postur yang ramping dan lincah menjadikannya sebagai pemburu ulung di habitat alami mereka bahkan tubuhnya disesuaikan untuk hidup di dataran dan pegunungan yang dingin.

Seperti semua kucing lainnya, Lynx Iberia memiliki pupil vertical dalam pengelihatan yang luar biasa terutama dalam kondisi visibilitas rendah.

Lynx Iberia memiliki whiskers atau kumis sebagai indera peraba yang merasakan pergerakan di lingkungan sekitarnya yang juga dibantu oleh indera pendengarannya.

Lynx Iberia memiliki panjang 85 cm – 1,1 m, tinggi 60 – 70 cm, dan berat 10 – 13 kg. 

 

Habitat

 

Habitat Lynx Iberia di semak belukar maquis, padang rumput terbuka, semak belukar lebat, hutan berdaun lebar, dan hutan pinus yang tersebar di wilayah pegunungan rendah dan dataran rendah. Sebagian besar mereka hanya terbatas di daerah pegunungan saat ini.   

 

Kebiasaan

 

Lynx Iberia termasuk hewan yang aktif di malam hari (nocturnal) dengan aktivitas kebanyakan saat petang pada waktu yang sama yaitu ketika mangsa sangat aktif. Di musim dingin, mereka aktif di siang hari (diurnal) selama beberapa waktu.

Lynx Iberia termasuk hewan yang hidup menyendiri (solitary).

Lynx Iberia memiliki indera pengelihatan yang sangat baik dan indera pendengaran yang tajam untuk mendeteksi mangsa di lingkungan bersalju yang sunyi. Mereka memiliki pengelihatan yang lebih baik memudahkannya berburu mangsa di malam hari.

Lynx Iberia memiliki gaya berburu penyergap cepat di semak-semak yang rapat untuk menangkap kelinci dengan mengandalkan ketenangan dan ketepatan.

Lynx Iberia sering berburu sendirian dan membunuh mangsa dalam sekali gigitan di leher.

Lynx Iberia kemungkinan berkomunikasi satu sama lain melalui suara.

Lynx Iberia memangsa burung dan Binatang kecil lainnya ketika sumber makanan utamanya berkurang.

 

Makanan

 

Lynx Iberia termasuk hewan pemakan daging (karnivora). Makanannya adalah Kelinci Eropa atau kelinci liar (90% sumber makanan), hewan pengerat, rusa muda, dan ayam hutan.

 

Fakta Unik

 

Lynx Iberia merupakan predator yang penting dalam ekosistem hutan Spanyol karena mereka membantu mengendalikan populasi kelinci liar yang merupakan mangsa utama mereka.

Lynx Iberia merupakan salah satu spesies kucing liar yang paling langka di dunia dengan populasinya berada di ambang kepunahan.

 

Musim Kawin

 

Musim kawin Bobcat berlangsung selama bulan Februari hingga April pada akhir musim dingin hingga awal musim semi.

 

Cara Berkembang Biak

 

Lynx Iberia termasuk hewan yang melahirkan (vivipar). Mereka mampu melahirkan 2 – 3 ekor bayi kucing liar.

 

Status Konservasi

 

Lynx Iberia merupakan spesies kucing yang paling terancam punah di dunia. Pada tahun 2002, populasi Lynx Iberia hanya tersisa 100 individu dewasa. Namun, jumlah populasi mereka telah sedikit pulih berkat konservasi intensif meski mereka dianggap sebagai spesies rentan akan kepunahan. Populasi Lynx Iberia mengalami tren peningkatan tetapi ancaman mereka adalah perburuan yang berlebihan, perburuan liar, fragmentasi habitat, mangsa utamanya berkurang, dan ekspansi pertanian.

Karena itu, Lynx Iberia termasuk hewan dalam daftar di IUCN (International Union for the Conservation of Nature) Red List dengan status konservasi EN (Endangered).(jef)

Comments

Popular posts from this blog

Gaur, Si Lembu Besar dan Berotot dari Asia

Ular Tanah yang Sering Masuk Rumah

Beruang Kodiak, Beruang Terbesar Kedua di Dunia Setelah Beruang Kutub