Biawak Biru Endemik Papua
Biawak Pohon Tutul Biru merupakan spesies kadal dari famili Varanidae dan nama Latinnya yaitu Varanus macraei. Biawak Pohon Tutul Biru disebut juga dalam Bahasa Inggris yaitu Blue-spotted Tree Monitor dan Blue Tree Monitor.
Biawak Pohon Tutul Biru tersebar di Pulau Batanta di Kepulauan Raja
Ampat di Papua Barat Daya dan Papua Nugini
Klasifikasi
Berikut klasifikasi Biawak Pohon Tutul Biru
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Reptilia
Ordo : Squamata
Subordo : Anguimorpha
Famili : Varanidae
Genus : Varanus
Subgenus : Hapturosaurus
Spesies : Varanus macraei
Ciri-ciri
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki punggung yang berwarna hitam
dengan beberapa tutul yang berwarna biru di punggungnya.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki ekor yang panjang, prehensil, dan
panjangnya sekitar 75 cm digunakan sebagai alat keseimbangan saat bernavigasi
di cabang-cabang dengan belang-belang yang berwarna biru pucat pada ekornya.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki tubuh yang memanjang dan ramping
dengan beberapa sisik yang berwarna biru dan tersebar pada tubuhnya membentuk pola
mirip gerigi pada tengkuknya. Mereka juga memiliki satu baris sisik yang
berwarna biru dan jelas membentang dari sudut bawah mata sampai tepi batas
telinga.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki jari-jari yang panjang untuk
mencengkeram cabang diperlengkapi dengan cakar yang tajam pada jari-jarinya
dengan bintik-bintik yang berwarna pucat di kakinya.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki ujung moncong yang berwarna biru
muda dengan rahang bagian bawah yang berwarna putih disertai sisik-sisik yang
berwarna hijau secara beragam dan membentuk pola huruf “V” pada lehernya.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki gigi yang tajam dengan rahang
yang kuat untuk menangkap dan memakan mangsa secara efisien.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki perutnya yang berwarna putih
keabu-abuan dengan sedikti corak yang berwarna biru dengan intensitas rendah.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki panjang 70 – 110 cm.
Habitat
Habitat Biawak Pohon Tutul Biru di hutan hujan dataran rendah,
perbukitan, vegetasi pepohonan yang lebat, dan kanopi.
Kebiasaan
Biawak Pohon Tutul termasuk hewan yang aktif di siang hari (diurnal)
untuk berburu dan mencari makan.
Biawak Pohon Tutul Biru beristirahat di malam hari sebagai cara
mereka menghindari predator bahkan mereka hampir sulit ditemukan pada sore dan
senja hari.
Biawak Pohon Tutul Biru cenderung penakut dan bersembunyi.
Biawak Pohon Tutul Biru tergolong hewan arboreal karena mereka
pandai dalam ahli memanjat dan menghabiskan waktunya di pepohonan.
Biawak Pohon Tutul Biru memiliki cara menghindari dari predator
yaitu berlari ke atas pohon dan menggunakan batang pohon sebagai alat
perlindungan diri.
Makanan
Biawak Pohon Tutul Biru termasuk hewan pemakan daging (karnivora).
Makanannya adalah serangga, kadal, ngengat, jangkrik, kumbang, dan telur kecil.
Fakta Unik
Meskipun Masyarakat lokal sudah mengetahui keberadaan biawak ini
bahkan sebelum mendapatkan nama ilmiah, Biawak Pohon Tutul Biru dideskripsikan
sebagai spesies tersendiri oleh Wolfgang Bohme dan Hans-Joachim Jacobs tahun 2001.
Nama dari Biawak Pohon Tutul Biru diambil dari nama Duncan MacRae,
pendiri Taman Rimba di Bali.
Cara Berkembang Biak
Biawak Pohon Tutul Biru termasuk hewan yang bertelur (ovipar).
Mereka mampu mengeluarkan 2 – 5 telur biawak.
Status Konservasi
Populasi Biawak Pohon Tutul Biru tidak diketahui tetapi ancaman
bagi biawak ini adalah deforestasi, pengumpulan ilegal untuk dijadikan hewan
peliharaan, dan perburuan liar.
Biawak Pohon Tutul Biru termasuk hewan dalam daftar di IUCN
(International Union for the Conservation of Nature) Red List dengan
status konservasi EN (Endangered)dan CITES (Convention on
International Trade in Endangered Species) Apendiks II.(jef)



Comments
Post a Comment