Okapi yang Agak Mirip dengan Jerapah

Okapi adalah salah satu spesies hewan mamalia yang masuk ke dalam famili Giraffidae. Nama Latinnya yaitu Okapia Johnstoni.

Okapi tersebar di Afrika Tengah. Mereka dapat ditemukan di Ethiopia dan Republik Kongo.

Klasifikasi

Berikut klasifikasi Okapi

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Class : Mamalia
Ordo : Artiodactyla
Famili : Giraffidae
Genus : Okapia
Spesies : Okapia johnstoni

Ciri - Ciri



Tubuh Okapi berwarna cokelat kemerahan dan tebal dengan bagian kaki dan pantatnya bercorak garis putih seperti zebra sehingga sulit dengan cahaya redup dan seringkali menyatu dengan cahaya yang bersinar melalui cabang-cabang pohon di hutan. Corak hitam putihnya membantu mereka sebagai kamuflase untuk menghindari predator. Meskipun memiliki warna garis - garis putih seperti zebra, namun Okapi cenderung agak mirip dengan jerapah. Karena itu, Okapi masuk dalam famili Giraffidae.

Si jantan memiliki ossicone atau struktur bagian yang mirip dengan tanduk sedangkan si betian tidak 
memiliki tanduk asli tetapi hanya mempunyai tonjolan.

Okapi memiliki lidah yang panjang, berwarna hitam keunguan, dan mencapai 30 cm bisa menggulung sekaligus membantunya menjangkau dedaunan di wilayah hutan hujan, membersihkan bagian tubuh tertentu (misalnya membersihkan kelopak mata dan bagian telinganya), dan mengusir serangga dari leher.

Okapi memiliki telinga yang besar mampu bergerak ke segala arah untuk mendeteksi keberadaan predator dan mendengar suara secara bersamaan dari arah yang berbeda.

Okapi memiliki tubuh yang sangat mirip persilangan antara rusa dan zebra.

Okapi memiliki jenis kelenjar beraroma bau pada setiap jari kakinya. 

Okapi memiliki 4 perut yang membantu mencerna tanaman keras sama seperti jerapah dan sapi.

Okapi memiliki panjang tubuh 180 - 250 cm, tinggi 1,5 – 2 m, dan beratnya 210 - 350 kg.


Habitat

Okapi berhabitat di hutan hujan dengan kanopi hutan yang lebat dan rimbun. Mereka dapat ditemukan di Hutan Ituri (Rep. Kongo). Mereka suka hidup di tempat yang lembap dan basah.

Kebiasaan

Okapi termasuk hewan yang aktif di siang hari (diurnal). Namun mereka juga dapat aktif di dalam kegelapan malam selama beberapa jam.

Mereka biasanya hidup menyendiri (solitary) kecuali saat makan berkelompok dalam jumlah kecil.

Mereka biasanya juga mengeluarkan air seninya untuk menandai wilayah kekuasannya.

Okapi merupakan hewan pemalu dan sangat mahir menghindari manusia.

Okapi termasuk hewan yang suka bermain - main, seperti berdiri - duduk, mengibaskan ekornya, berguling, dan berputar - putar.

Okapi mengonsumsi 18 – 29 kg makanan setiap harinya.

Makanan

Okapi termasuk hewan pemakan tumbuhan (herbivora). Makanannya yaitu rumput dan dedaunan. Mereka minum air dengan posisi kaki tertekuk dan tubuh terentang sama seperti jerapah.

Fakta unik

Okapi disebut sebagai “unicorn dari Afrika” karena mereka nyaris tidak pernah tampak di alam bebas. Mereka memiliki kebiasaan bersembunyi ketika mendengar orang datang sehingga membuat keberadaan mereka sulit ditemukan dan jarang terlihat.

Cara Berkembang Biak

Okapi termasuk hewan memamah biak (vivipar).

Mereka mampu melahirkan sebanyak 1 - 2 ekor bayi okapi.

Status Konservasi

Populasi Okapi menurun karena hilangnya habitat akibat penebangan hutan dan dijadikan lahan pemukiman penduduk.

Mereka juga diburu untuk diambil kulit dan dagingnya.

Karena itu, Okapi termasuk hewan dalam daftar di IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List dengan status EN (Endangered).(idh)

Comments

Popular posts from this blog

Makaka Jepang Endemik Jepang

Kepiting Laba-Laba Jepang, Kepiting Terbesar di Dunia

Gaur, Si Lembu Besar dan Berotot dari Asia